Saat berlibur ke Sokcho pada pertengahan September, kami berkeliling ke beberapa tempat dan mampir juga ke Observatorium Mercusuar Sokcho!

Pemandangan dari tepi laut memang indah, tetapi melihat Laut Timur dan pusat kota Sokcho sekaligus dari tempat yang sedikit lebih tinggi ternyata memberi kesan berbeda!
Bentangan panorama dan angin laut yang sejuk benar-benar membuat pikiran lebih segar. Di sekitarnya ada restoran dan kafe, jadi saya ingin memperkenalkannya sebagai ide kencan di luar ruangan di Sokcho yang bisa diselingi jalan santai sebelum atau sesudah makan.
Observatorium Mercusuar Sokcho | Tempat yang Pas untuk Jalan Santai ke Atas
Di Observatorium Mercusuar Sokcho, kita bisa menaiki tangga untuk menikmati pemandangan laut dan kota. Tidak perlu persiapan sebesar mendaki gunung tinggi; tempat ini pas untuk berjalan sebentar sambil melihat-lihat di sela perjalanan.
Sepertinya kami membutuhkan sekitar 20–30 menit untuk sampai di atas. Karena jalurnya memiliki tangga, sebaiknya datang dengan sepatu yang nyaman.

Kami melihat beberapa orang naik dan turun, tetapi yang cukup menarik perhatian saat itu adalah para pengunjung dari luar negeri. Rupanya bukan hanya wisatawan domestik Korea yang datang menikmati laut Sokcho; pelancong internasional juga menjadikannya tujuan.
Pelabuhan Dongmyeong dan Paviliun Yeonggeumjeong berada di dekatnya, jadi bisa sekalian dikunjungi. Banyak juga restoran kepiting salju dan hoe, yaitu irisan ikan mentah ala Korea!
Laut Timur hingga Pusat Kota Sokcho dalam Satu Panorama
Hal yang paling saya sukai di Mercusuar Sokcho adalah bisa melihat bukan hanya laut, tetapi juga garis pantai dan pemandangan kota sekaligus.

Menarik juga memandang dari kejauhan kawasan yang kami jelajahi selama liburan. Dari sini, terasa jelas bagaimana kota Sokcho bertemu dengan laut!
Kalau mencari tempat untuk menyegarkan pikiran selama di Sokcho, saya merekomendasikan naik ke sini! Danau Cheongchoho dan Gunung Seoraksan juga terlihat, sehingga pandangannya terasa begitu luas.
Puncak Observatorium Mercusuar Sokcho | Gerbang Cek Kesehatan
Di bagian atas juga ada Gerbang Cek Kesehatan untuk mencoba melewati celah sempit dengan lebar berbeda-beda. Ini fasilitas “Bisa nggak ya lewat celah itu?” yang mungkin pernah kalian lihat di Reels atau Shorts!

Saya menahan napas dan baru bisa lolos dengan susah payah lewat celah bertuliskan “Ramping”.
Sepertinya sebagian besar pengunjung mencoba melewatinya sekali. Saat giliran saya, ada ulat berbulu di sana, jadi sebaiknya periksa sisi-sisinya dahulu untuk memastikan tidak ada serangga atau hal lain yang perlu diperhatikan!
Melihat pesisir di bawah dari sini terasa seperti berada di negeri lain, dengan suasana yang berbeda dari biasanya.

Jam Operasional dan Fasilitas Mercusuar Sokcho
Di Observatorium Mercusuar Sokcho, pengunjung bisa masuk gratis. Informasi resmi membedakan jam buka observatorium dan area luar ruangan. Kalau ingin menikmati panorama dari atas mercusuar, atur jadwal berdasarkan jam tutup observatorium.
Kategori | Informasi yang diperiksa |
|---|---|
Tiket masuk | Gratis |
Jam buka observatorium | 09.00–17.00 |
Jam buka area luar ruangan | 09.00–18.00 |
Hari libur | Buka sepanjang tahun |
Informasi | 033-633-3406 |
Parkir | Gunakan area parkir Observatorium Mercusuar Sokcho di bawah mercusuar (gratis) |
Toilet | Toilet umum di observatorium |
Ruang dan area merokok | Dilarang merokok (seluruh kawasan bebas rokok) |
Informasi jam operasional, hari libur, dan tiket masuk berlaku per paruh kedua tahun 2026.
Setelah dari Mercusuar, Mampir ke Kafe Salon de Haebyeon
Kalau setelah turun dari mercusuar kalian mencari kafe dengan pemandangan laut, saya merekomendasikan Kafe Salon de Haebyeon, berjarak 10 menit dari Pantai Deungdae!
Kafe ini memiliki tiga lantai, dan dari lantai dua serta tiga kita bisa melihat laut melalui jendela besar. Tempatnya enak untuk istirahat setelah berjalan. Ulasan suasana dan minumannya sudah saya tulis di artikel berikut!



